Senin, 18 Juli 2011

Asyiknya Berbudidaya Ikan Hias

        Alhamdulillah akhirnya bisa menulis dan bercerita di blog ini lagi, apa kabar teman semua ? Maaf ya terlalu lama menunggu hasil cerita kegiatan senior center berikutnya harusnya sudah tagal 5 juni kemarin sudah saya tulis tapi terlambat he...he...he.
        kemarin bulan mei kita sudah berkegiatan di anggrek dan kali ini kegiatan kita adalah bermain dengan ikan hias, pada tanggal 04 juni 2011 kemarin para senior belajar budidaya ikan hias yang di sampaikan oleh mas dimas selaku fasilitator kita, saya kira para senior berkegiatan dengan ikan akan membosankan bagi mereka, ternyata semangat mereka itu menggebu - gebu sampai terkaget - kaget saya melihat semangat mereka.  
suasana saat masuk ke ruangan


Dengan adanya kegiatan budidaya ikan hias ini, bertambahlah kegiatan para senior center di salatiga merekapun senang dengan kegiatan ini. Tapi ternyata yang suka ikan hias bukan hanya para laki - laki saja lho, para kaum perempuan juga suka dengan ikan hias, buktinya adanya kegiatan di padepokan lebah putih mengenai budidaya ikan hias merekapun pada ikut andil dalam kegiatan ini, bahkan sudah ada salah satu senior perempuan  yang langsung mau terjun buka usaha ikan hias karena saking sukanya dengan ikan hias. Kegiatanpun berubah sangat menyenangkan bagi para peserta saat Fasilitatorpun mengeluarkan ikan hias untuk praktek, fasilitatorpun langsung menjelaskan bagaimana cara budidaya ikan hias dan cara bisnisnya dan langsung di kasih contoh ikan hias yang mudah di budidayakan untuk pemula.
praktek membedakan ikan jantan dan betina
Add caption


      Penjelasan dari fasilitatorpun selaesai, namun bukan berarti acara kita sudah selesai. Masih ada kunjungan kita ke perternak sekaligus pengusaha ikan hias di salatiga. Tidak lama langsung kita menuju rumah sang pemilik dan sekaligus pengusaha ikan hias. Setiba di lokasi para peserta di kejutkan dengan berbagai jenis ikan hias yang ada di lokasi, bertambah pula semangat para peserta untuk mencoba berternak ikan hias.

mendengarkan fasilitator sambil melihat ikan



para senior melihat lihat iken hias yang ada di lokasi

Add caption

dari sinilah rasa penasaran dan berbagai pengalaman yang di dapat oleh para pesrta dan dari pelatihan ini juga terbentuknya kelompok paguyuban peternak ikan hias salatiga ( GUPIS ). sekian dulu ya teman - teman cerita untuk ikan hiasnya besok kita sambung lagi dengan cerita selanjutnya. 
         Pemberitahuan saja buat teman - teman dan semuanya, kita masih membuka peluang besar untuk bergabung dengan senior center baik di paguyuban ikan hias, paguyuban anggrek dll. kami juga menyediakan kartu member bagi yang berminat, ayo semua kita buat kegiatan bersama - sama untuk menghasilkan karya terbaik kita. Bagi yang berminat langsung aja daftarkan diri anda di blog ini, langsung nanti kita hubungi. TANGGAL, MINGGU 07 AGUSTUS 2011 JAM 09.00 - SELESAI. KITA ADA KEGIATAN MENGHIAS TOPLES. Bagi yang berminat langsung daftarkan diri anda disini ya ? kami tunggu.


(ip/18/07/11)
     

Senin, 30 Mei 2011

MENGINTIP ACARA SENIOR DAY KE 15

Semangat pagi! acara dibuka dengan Senam Tera
Minggu 29 mei 2011 Senior Center Padepokan Lebah Putih Salatiga berkegiatan bersama dalam rangka menyambut hari ulang tahun lansia yang ke 15, acara ini dimeriahkan semua warga yang sudah  senior (lanjut usia), tapi yang masih muda ada juga lhooooo......yaitu kami para volunteer senior center kebanyakan adalah anak-anak muda yang peduli kepada para eyang. Berkegiatan dengan para senior sangat menyenangkan banget. Senior adalah sebutan dalam kelompok kami untuk menggantikan kata  lansia.Mau tahu bagaimana serunya para senior memperingati ulang tahunnya? Yuuk kita simak bersama
Para senior berdatangan
Nah ini para senior baru datang ke lokasi padepokan lebah putih, keliatan akrabkan ? padahal belum saling kenal.Para senior sangat antusias dengan kegiatan ini, liat aja baru datang aja udah semangat banget. Di padu dengan keindahan alam sekitar semakin membuat semangat para senior, bahkan diantara mereka ada yang teringat masa lalu hiks...hiks mengharukan.


seorang nenek yang asyik dengan TTSnya


Sambil menunggu persiapan kegiata para senior mengisi TTS yang di sediakan panitia, wow......... luar biasa ternyata mereka cerdas - cerdas walaupun tergolong usia lanjut ketajaman otak dan daya ingat masih kuat ini salah satu nenek yang semangat mengisi TTSnya. Saking semangatnya nenek ini sampai tidak tau kalau si sampingnya ada tempat sampah he.. he...he, apakah anda masih bisa seperti nenek ini di usia 65 tahun ?. Kata nenek ini ternyata TTS bisa menjadi obat pikun, nah buat semua yang sudah sering lupa itu berarti tanda - tanda pikun lho. Di kegiatan ini nanti juga akan membahas cara menangani kepikunan atau yang sering di sebut Demensia.
meregangkan otot
Setelah para senior berkumpul semua dan waktu menunjukan semakin siang acara senam terapun di mulai, mungkin sudah tidak asing lagi nama senam ini, atau mungkin anda malah sering senam tera di rumah ? he..he..he.., sedikit ulasan tentang senam tera. Senam ini diadopsi dari Senam Tai Chi yang berasal dari negeri Cina. Kata Tera sendiri dari kata terapi yang berarti olah raga yang berfungsi sebagai terapi.Menurut Bp Bernard (senior ahli senam) tujuan dari senam tera adalah untuk kebugaran. Senam Tera mempunyai banyak manfaat, salah satunya dari setiap gerakannya yakni, gerakan peregangan yang bertujuan untuk meregangkan otot sebelum melakukan gerakan senam, gerakan persendian yakni menggerakan seluruh persendian yang mempunyai manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Sedangkan yang terakhir adalah gerakan pernafasan yang mengadaptasi dari senam Tai Chi oleh karena itu gerakan/jurus Senam Tera Indonesia lembut dan rileks. Oleh karena itu tidaklah mengherankan bila senam tera dapat diikuti oleh semua lapisan baik anak-anak, dewasa dan orang tua. Prinsip-prinsip gerakan yang mendasari Senam Tera Indonesia adalah : Gerak Ringan dan Lentur, Gerak lambat, Gerak Melingkar, Gerak Yang Ajek dan gerak Tidak terputus. 
nah itu sedikit ulansan tentang senam tera. Wow keren ya mereka cara baris merekapun sangat rapi dan elok untuk di liat. Hemmmmm coba kalau teman - teman ada di situ rasakan kedamaian, ke indahan bersama - sama senior. Tak ternilai harganya.
Para bapakpun tak kalah semangat dengan para ibu
Senampun telah selesai, waktunya para senior istirahat sebelum masuk ke acara selanjutnya. sambil duduk - dukuk dan ngobrol sana ngobrol sini menikmati hidangan snack dan keindahan alam sekitar. Merekapun selesai sudah menyantap hidangannya langsung mereka memasuki kelas, ini gambar suasana saat memasuki kelas pada diem ayem semua ha...ha...ha.., kayak waktu sekolah menanti pak guru datang. Tuu......... liat pada tertibkan ?
Menanti acara inti
Acara makin seru dengan kehadiran Taichi Kung Fu Fan, sebuah performance bela diri menggunakan senjata kipas. Kegiatan ini merupakan salah satu  kegiatan di Senior Center, yang anggotanya terdiri dari.kelompok Senior, Kelompok Ibu-ibu, kelompok remaja dan kelompok anak-anak.Kali ini Elan  (8 th) mewakili anak-anak, Ara dan Enes (14 th) mewakili remaja, Ibu Sundari (40 th) mewakili ibu-ibu dan Bapak Bernard (67 th) mewakili kelompok senior.
Performance Taichi Kungfu Fan

acara pemotongan tumpeng
dr.Gamma saat memberi penjelasan tentang Demensia
Anda sudah senior ? atau mau gabung dengan kegiatan bersama para senior? yuk gabung dengan kita.Banyak sekali manfaat yang didapat dan tentu saja jadi tambah banyak pengalaman dan saudara.

Oh iya buat semuanya , besok tanggal 4 juni 2011 ada pelatihan ikan hias bersama senior, bagi temen2 yang minat yuk ikut, siapa tahu nanti anda menjadi pengusaha ikan hias, he...he...he... aminnnnnnnn, bila minat silahkan daftarkan diri anda melalui telp 0298 326217, atau via email ke padepokanlebahputih@yahoo.com.Pendaftaran paling lambat hari jumat 03 juni 2011, sampai di sini dulu ya teman - teman untuk berita kegiatan Seniornya, besok kita sambung lagi dengan cerita kegiatan yang lain ( ip-310511)



Terbitkan Entri

Jumat, 27 Mei 2011

SENIOR DAY

beraktivitas bersama antara anak-anak dan para senior


Berkumpul dan melakukan aktivitas bersama merupakan sarana ampuh bagi para SENIOR untuk memberikan makna bagi sisa hidupnya. Dihargai sebagai insan paripurna, dengan segala kematangan pengalaman, berbagi ilmu dengan yang muda, bersenang-senang dengan sesama usia, semangat dan gembira menyanyi bersama anak-anak adalah obat mujarab untuk memperpanjang usia.

Untuk itu kami mengajak Bapak/Ibu untuk memaknai SENIOR DAY (hari lansia) yang jatuh pada tanggal 29 Mei 2011 ini dengan sesuatu yang berbeda. Senior Center Lebah Putih bekerjasama dengan paguyuban Lansia Purbaya, akan menyelenggarakan serangkaian kegiatan satu hari bergembira bersama para Senior.

Acara ini akan diselenggarakan besok pada :

Hari/tanggal                          : Ahad , 29 Mei 2011
Pukul                                     :  07.00 - 12.00 WIBB
Tempat                                  : School of Life Lebah Putih
                                              Jalan Sidomulyo Gg Sunan Bonang, RT 11 /RW 6 Ngawen Salatiga,
denah lokasi bisa dilihat di Wikimapia School of Life Lebah Putih
Acara                                    : Senam  Bersama, potong tumpeng, Performance dan penyuluhan kesehatan dengan tema "Tua oke. pikun No way" Memahami gejala demensia dan alzheimer. Dibawakan oleh Ibu Dr. Gamma sita (ahli saraf).

Yang ingin menghadiri silakan konfirmasi ke Koordinator Senior Center Salatiga : 
Muhammad Arifin    0819 04893352

Yang sudah memberikan konfirmasi  kehadiran :
1. Ibu Sinta Sulistyawati (Director HRD PT Boehringer ingelheim Jakarta) beserta team.
2. Ibu Evellyn dan keluarga ( Ashoka Indonesia)
3. Bapak Wakil Walikota Salatiga
4. Bapak/Ibu dari perwakilan paguyuban lansia Salatiga
5. Bapak/Ibu perwakilan sasana senam Lansia Salatiga
 6. Bapak /Ibu paguyuban lansia Purbaya

Kamis, 26 Mei 2011

TUA OKE,PIKUN NO WAY!

Demensia Alzheimer Si Pembunuh OtakE-mail
"Sering lupa apa yang baru saja dikatakan? pusing mencari sesuatu yang sebenarnya sudah kita bawa? kalau hal ini sering terjadi pada diri anda, waspadalah bisa jadi anda terkena gejala demensia"
Proses penuaan identik dengan penyakit dan kepikunan. Banyak orang akan segera mencari bantuan medis jika terserang salah satu dari penyakit degeneratif seperti penyakit kardiovaskular. Namun, tidak demikian halnya jika seseorang mengalami kepikunan.
demensia adalah penyakit
Sebagian besar orang mengira bahwa demensia adalah penyakit yang hanya diderita oleh para Lansia, kenyataannya demensia dapat diderita oleh siapa saja dari semua tingkat usia dan jenis kelamin (Harvey, R. J. et al. 2003). 
Salah satu tipe demensia adalah demensia alzheimer, yaitu proses penurunan daya ingat yang sangat parah sehingga mengganggu kehidupan sosial penderitanya. Di Amerika Serikat, demensia alzheimer merupakan penyakit keempat penyebab kematian setelah penyakit jantung, kanker, dan stroke.
Penyakit alzheimer merupakan penyakit demensia tersering dan menurunkan hingga 50 persen tingkat harapan hidup penderitanya. Karena itu, sangat disayangkan jika masyarakat menganggap remeh penyakit ini.
"Meski tidak menyebabkan kematian secara langsung seperti kanker, pasien yang mengalami penurunan daya ingat bisa meninggal akibat berbagai hal, misalnya kecelakaan," ( Prof. Dr. Sidiartc Kusumoputro)
Secara teoretis, 5 persen dari populasi golongan lanjut usia berisiko terkena demensia. Demensia alzheimer ini biasanya menyerang golongan SENIOR di atas 65 tahun. Penyebabnya faktor genetik, virus, radikal bebas, dan pencemaran.
Akhir-akhir ini ditemukan gejala keterkaitan erat antara kepikunan dengan penyakit hipertensi; diabetes, hiperkolesterolemia, jantung, dan stroke. Karena itu, penyandang penyakit ini meskipun masih berusia pra SENIOR perlu mewaspadai kemungkinan munculnya gejala demensia alzheimer.
bagian-bagian otak manusia
Yang disayangkan, biasanya orang yang terkena demensia alzheimer tidak menyadari dirinya adalah penderita. Kalaupun mengetahui, tidak segera mencari bantuan medis.
"Pikun adalah penyakit, seperti alzheimer. SENIOR  normal tidak akan pikun, hanya mengalami penurunan daya ingat karena proses penuaan," 
Gejala Demensia

Hal yang menarik dari gejala penderita demensia adalah adannya perubahan kepribadian dan tingkah laku sehingga mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Penderita yang dimaksudkan dalam tulisan ini adalah SENIOR dengan usia enam puluh lima tahun keatas. SENIOR penderita demensia tidak memperlihatkan gejala yang menonjol pada tahap awal, mereka sebagaimana SENIOR pada umumnya mengalami proses penuaan dan degeneratif. Kejanggalan awal dirasakan oleh penderita itu sendiri, mereka sulit mengingat nama cucu mereka atau lupa meletakkan suatu barang.
Mereka sering kali menutup-nutupi hal tersebut dan meyakinkan diri sendiri bahwa itu adalah hal yang biasa pada usia mereka. Kejanggalan berikutnya mulai dirasakan oleh orang-orang terdekat yang tinggal bersama, mereka merasa khawatir terhadap penurunan daya ingat yang semakin menjadi, namun sekali lagi keluarga merasa bahwa mungkin  kelelahan dan perlu lebih banyak istirahat. Mereka belum mencurigai adanya sebuah masalah besar di balik penurunan daya ingat yang dialami oleh orang tua mereka.
beraktivitas mengurangi gejala demensia
Gejala demensia berikutnya yang muncul biasanya berupa depresi pada SENIOR, mereka menjaga jarak dengan lingkungan dan lebih sensitif. Kondisi seperti ini dapat saja diikuti oleh munculnya penyakit lain dan biasanya akan memperparah kondisi SENIOR. Pada saat ini mungkin saja SENIOR menjadi sangat ketakutan bahkan sampai berhalusinasi. Di sinilah keluarga membawa SENIOR penderita demensia ke rumah sakit di mana demensia bukanlah menjadi hal utama fokus pemeriksaan.
Seringkali demensia luput dari pemeriksaan dan tidak terkaji oleh tim kesehatan. Tidak semua tenaga kesehatan memiliki kemampuan untuk dapat mengkaji dan mengenali gejala demensia. Mengkaji dan mendiagnosa demensia bukanlah hal yang mudah dan cepat, perlu waktu yang panjang sebelum memastikan seseorang positif menderita demensia. Setidaknya ada lima jenis pemeriksaan penting yang harus dilakukan, mulai dari pengkajian latar belakang individu, pemeriksaan fisik, pengkajian syaraf, pengkajian status mental dan sebagai penunjang perlu dilakukan juga tes laboratorium.
Pada tahap lanjut demensia memunculkan perubahan tingkah laku yang semakin mengkhawatirkan, sehingga perlu sekali bagi keluarga memahami dengan baik perubahan tingkah laku yang dialami oleh Lansia penderita demensia. Pemahaman perubahan tingkah laku pada demensia dapat memunculkan sikap empati yang sangat dibutuhkan oleh para anggota keluarga yang harus dengan sabar merawat mereka. Perubahan tingkah laku (Behavioral symptom) yang dapat terjadi pada Lansia penderita demensia di antaranya adalah delusi, halusinasi, depresi, kerusakan fungsi tubuh, cemas, disorientasi spasial, ketidakmampuan melakukan tindakan yang berarti, tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri, melawan, marah, agitasi, apatis, dan kabur dari tempat tinggal (Volicer, L., Hurley, A.C., Mahoney, E. 1998).
perasaan bahagia menghilangkan semua penyakit

Demensia alzheimer sebenarnya dapat dicegah dengan menjaga pikiran tetap tenang, melakukan gerak badan teratur, dan menjalani gaya hidup sehat. Menjadi tua tidak harus dibarengi kepikunan jika kita memiliki pengetahuan tentang penyakit ini.
Tidak perlu menunggu hingga usia SENIOR  untuk mencegah penyakit agar nantinya kita dapat menjadi SENIOR yang mandiri dan tetap produktif (sept - 0511)

Selasa, 24 Mei 2011

MERASAKAN INDAHNYA BUDI DAYA ANGGREK

Peserta antusias mendengarkan penjelasan Bp Lila

Hari Ahad yang cerah, menambah semangat para senior untuk melangkahkan kaki menuju PADEPOKAN LEBAH PUTIH, yang lebih sering mereka sebut dengan GEDUNG SENIOR CENTER. Ada beberapa komunitas Ibu yang hadir pula dengan satu tujuan yaitu menuntut ilmu. Ilmu yang akan menjadi bahan diskusi kali ini adalah budidaya tanaman anggrek.

Indonesia kaya akan tanaman salah satunya adalah Anggrek, yang pengin tahu lebih banyak tentang tanaman tersebut silakan klik disini. Para Senior sangat antusias mengikuti pemaparan tentang anggrek yang disampaikan oleh Bp Lila (ahli anggrek). Mulai dari jenis-jenisnya, proses pemeliharaan sampai ke simulasi usahanya. Permintaan anggrek di negara kita ini sangat tinggi, tetapi pelakunya masih sedikit. Sehingga hal tersebut menjadi peluang yang luar biasa bagi para senior untuk beraktivitas di rumah.


Selain mendapatkan teori secara detail, para pesertapun diajak praktek mulai dari menanam dan mengembangbiakkan tanaman tersebut. Mereka berantusias untuk bisa memahami, merasakan dan membudidayakan. Bagi yang berminat membuka usaha anggrek bisa belajar di peluang usaha tanaman anggrek


ceria dan tetap semangat
Salut untuk para senior yang selalu datang tepat waktu di setiap acara, pulang membawa ilmu dan langsung mempraktekkannya di rumah masing-masing secara berkelompok. Tugas dari kami para volunteer Senior Center adalah mengunjungi secara berkala ke rumah para senior untuk melihat hasil perkembangan anggrek serta ngobrol santai dengan mereka.Pertemuan komunitas senior pecinta anggrek ini dilaksanakan sebulan sekali. Mereka bisa reriungan, diskusi bersama, bertemu teman dengan hobi yang sama. Insya Allah hal ini akan selalu menambah semangat para Senior, apalagi kalau cita-cita untuk mandiri secara ekonomi bisa terwujud dengan penanaman anggrek ini, waah nggak kebayang deh rasanya (sept-0511)

Senin, 23 Mei 2011

CARI ILMU TENTANG "SENIOR" SAMPAI KE BALI

volunteer SENIOR CENTER
Bagaikan menerima durian jatuh (#sakit dong- hehehe) itulah peribahasa yang mungkin tepat untuk menggambarkan sebuah perasaan gembira. Bagaimana tidak, baru punya impian nih ceritanya, dan sering bergumam sendiri di dalam hati, kemudian sok pede di share kan ke suami, anak-anak dan beberapa teman tentang impian yang satu ini, yaitu "15 th lagi pengin punya kegiatan bersama eyang-eyang, entah apa bentuknya" (sebenarnya sih lebih cocok persiapan untuk diri sendiri, karena saat itu kalau masih diijinkan bernafas, usia sudah mencapai 50 th). Eh buanyak teman-teman yang merespon, bahkan yang sekarang masih pada berusia 40 th an, udah pengin pada daftar "buy 1 get 2" katanya. Salah satu pihak yang merespon dengan serius adalah Ashoka Indonesia, segera menelpon dan memberikan kesempatan untuk pelatihan "TOT Understanding Elderly Care" di Denpasar Bali, yang dipandu langsung oleh Prof Ni Luh Suryani dari  Suryani Institute.

Performance para SENIOR
Para SENIOR menari kecak
Segera tancap gas dan kontak teman-teman yang selama ini sudah berkecimpung di dunia ke "senior" an atau ada potensi bisa mengembangkan di daerahnya.Karena hanya dapat jatah pengembangan untuk wilayah Jateng DIY, maka terpilihlah 15 orang volunteer yang berangkat TOT ke Bali. Banyak hal yang kami pelajari diantaranya : Bagaimana memahami kesehatan para SENIOR, mulai dari kesehatan jiwa dan fisik. Bagaimana meng create sebuah kegiatan untuk para SENIOR sampai ke self healing. Kami diajak juga beraktivitas bersama para senior di Bali yang tergabung dalam Yayasan Wredha Sejahtera (YWS). Sungguh menakjubkan melihat semangat para "SENIOR", ada pak Made yang sudah berumur 90 th tetapi tetap energik bernyanyi dan mengarransemen lagu. (Ngomong-ngomong soal lagu, di kegiatan SENIOR ini kami jadi asyiik mempelajari lagu-lagu jadul, yang ternyata kalau dinyanyikan kembali bersama para SENIOR jadi terasa indah bangeet).

Kunjungan ke Forum Fair Trade Indonesia
Selain belajar ilmu ke SENIOR an, kami juga belajar tentang FAIR TRADE bagaimana seluk beluk memassarkan handy craft dengan sistem perdagangan yang manusiawi, mulai dari proses sampai penjualan. Mau tahu lebih lanjut silakan klik disini. Acara ini dipandu oleh pak Agung Alit (terima kasih ilmunya pak Agung, salut deh dengan perjuangannya) dari Mitra Bali. Mengapa menggeluti dunia SENIOR harus memahami sistem perdagangan dan proses pembuatan handy craft segala? karena kita ingin mengajak para senior untuk bisa berkegiatan dan produktif, sehingga masih terasa berguna dan mendatangkan manfaat untuk sekitarnya. Untuk itulah para volunteer harus memahami seluk beluk tentang hal ini.

Ketika memasuki dunia SENIOR, saya berpesan kepada teman-teman "Ayo ngaspal dalan suwargo" (ayo mengaspal jalan ke surga). Buat yang masih punya Ibu Bapak, segeralah berkegiatan dengan mereka sebagai sembah bakti kita terhadap ketulusannya mendidik kita selama ini, dan buat yang sudah tidak memiliki Ibu Bapak, abdikan diri kita agar bermanfaat bagi lingkungan sekitar khususnya para senior di sekitar kita.(sept-0511)

TUA,BERGUNA,BAHAGIA,SEJAHTERA

Menjadi tua itu pasti, tetapi menjadi berguna, bahagia dan sejahtera adalah pilihan. Itulah mungkin yang mendasari munculnya SENIOR CENTER LEBAH PUTIH. Sebuah komunitas bagi para SENIOR ( sebutan bijak yang kami gunakan untuk menyebut para pinisepuh yang sudah berusia 45 th ke atas) untuk berkegiatan bersama, sharing dan diskusi tidak hanya dengan sesama senior saja melainkan bergabung juga dengan komunitas ibu-ibu, komunitas anak muda bahkan komunitas anak-anak. Sehingga terjadi sebuah lingkungan yang kondusif bagi perkembangan fisik dan psikis dari para SENIOR.

Selama ini kita lebih sering menyebut para bapak/ibu yang sudah pensiun dan para pinisepuh ini dengan sebutan LANSIA (lanjut usia) untuk mereka yang berusia 55 th ke atas dan PRA LANSIA untuk mereka yang berusia 45 th ke atas.Sebutan LANSIA ini sangat mempengaruhi psikis para pinisepuh, karena bisa berarti mereka yang sudah tidak memiliki aktivitas, sudah tidak berpenghasilan, dan hanya menunggu waktu ajal tiba saja. Pemahaman ini membuat banyak diantara para pinisepuh ini akhirnya mengalami post power syndrome, terjangkit beberapa penyakit yang sebenarnya sumbernya adalah dari tekanan psikis. Untuk itulah mari kita sepakat untuk menyapa para pinisepuh ini dengan sebutan SENIOR, yang berarti :
- Sebutan untuk para insan paripurna yang akan menjaga dan meneruskan nilai-nilai luhur.
- Sudah purna tugas yang berarti sudah bisa beraktivitas sesuai hobi dan leluasa mengatur waktu
- Beraktivitas bersama membentuk komunitas agar bisa saling menopang dan menjaga.

SENIOR CENTER LEBAH PUTIH ini berdiri di Salatiga pada pertengahan bulan February 2011 diprakarsai oleh empat anak muda yaitu Muhammad Arifin, Tri Yulianto, Siti Fatimah dan Heni Nugraheni, dipandu oleh sepasang suami istri Dodik MAriyanto dan Septi Peni Wulandani, yang selama ini selalu bergerak di bidang pendidikan dan keluarga, serta dikuatkan dengan semangat dua senior yang sudah berusia 67 th yaitu Bapak Bernard Suteja dan Ibu Musriyati.